Kategori: Saluran Pencernaan

Rp. 1.500,-
  Diskon 0%
Rp. 1.500,- per- Tablet


SPASMACINE TAB

SPASMACINE®
Paracetamol,
Hyoscine-N-butylbromide

Kaplet salut selaput

Komposisi
Tiap kaplet salut selaput mengandung:
Paracetamol.......................................500 mg
Hyoscine-N-butylbromide.....................10 mg

Farmakologi
Spasmacin® merupakan kombinasi antara antispasmodik Hyoscine-N-butylbromide yang mempunyai tempat kerja khusus pada ganglion parasimpatis di dinding saluran cerna, sehingga mempunyai efek antispasmodik spesifik  pada otot polos saluran perncernaan, saluran empedu, dan saluran kemih dengan paracetamol yang mempunyai potensi analgesik dengan bekerja melalui efek sentral. Kombinasi efek antispasmodik dan analgesik, tepat digunakan untuk pengobatan nyeri yang hebat  pada organ  penting dalam rongga perut.

Farmakokinetik
Pada pemberian peroral Hyoscine-N-butylbromide diabsorpsi dengan cepat oleh jaringan dan terkonsentrasi terutama pada jaringan, saluran cerna, hati dan ginjal. Tingginya afinitas zat ini pada jaringan ditunjukkan dengan waktu paruh yang sangat pendek yaitu tiga menit. Hyoscine-N-butylbromide terdapat di jaringan tempat kerja dengan konsentrasi yang tinggi. Paracetamol diabsorpsi dengan cepat dari saluran pencernaan. Dimetabolisme di hati terutama melalui proses konjugasi menjadi glukuronida. Paracetamol diekskresi melalui ginjal, dengan waktu paruh eliminasi 2-4 jam.

Indikasi
Nyeri pada gangguan lambung atau usus halus, nyeri spastik dan gangguan fungsional pada saluran empedu, saluran kemih dan organ genitalia wanita (misalnya: dismenore)

Kontraindikasi
• Defisiensi enzim G6PD (Glukosa 6 – Fosfat Dehidrogenase).
• Hipersensitif terhadap Hyoscine-N-butylbromide atau Paracetamol.
• Stenosis mekanik dari saluran pencernaan, akalasia, ileus paralitik, atonia usus, hipertrofi prostat dengan retensi urin, miastenia gravis, glaukoma, takiaritmia patologis, megakolon.
• Penggunaan pada pasien dengan porfiria pernah dilaporkan terjadinya perluasan penyakit ini.
• Pasien dengan gangguan fungsi hati.

Dosis dan pemberian
Dewasa : 1-2 kaplet salut selaput, tiga kali sehari
Total harian tidak melebihi 6 kaplet salut selaput
Tidak boleh digunakan dengan dosis tinggi atau dalam jangka panjang tanpa resep dokter.

Efek samping
• Reaksi alergi dengan eksantema, trombositopenia, leukopenia.
• Agranulositosis, pansitopenia.
• Pada kasus yang jarang, Paracetamol dapat menyebabkan reaksi hipersensitif seperti : edema quincke, berkeringat, sesak nafas, mual, tekanan darah menurun, termasuk syok.
• Efek samping antikolinergik yang berhubungan dengan Hyoscine-N-butylbromide dapat terjadi, umumnya ringan dan terbatas seperti: xerostomia, dishidrosis, takikardia dan retensi urin.

Peringatan dan perhatian
•  Keamanan penggunaan selama masa kehamilan dan menyusui belum dibuktikan.
• Penggunaan obat ini pada penderita yang mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan resiko kerusakan fungsi hati.
• Hati-hati penggunaan pada penderita sindrom Gilbert.

Interaksi Obat
• Penggunaan bersamaan dengan obat-obat anti depresan trisiklik, antihistamin, quinidin, amantadin dan disopyramide dapat memperkuat efek antikolinergik.
• Penggunaan bersamaan dengan antagonis dopamine (seperti metoclopramide) dapat mengurangi efek kedua obat dalam saluran pencernaan.
• Penggunaan bersamaan dengan chloramphenicol dapat memperpanjang waktu paruh chloramphenicol dengan resiko meningkatkan toksisitas.
• Penggunaan Paracetamol bersamaan dengan obat yang menginduksi enzim (seperti hipnotik dan antiepilepsi) serta alkohol dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati.

Overdosis
Gejala-gejala kelebihan dosis sebagai berikut :
• Hioscyne N-butylbromide: Gejala-gejala keracunan serius pada manusia tidak terbukti. Pada kasus kelebihan dosis dapat terjadi gejala-gejala antikolinergik (seperti: mulut kering, kulit kemerahan, retensi urin, takikardia, penghambatan motilitas saluran cerna serta gangguan penglihatan yang sementara.
• Paracetamol: Dosis sangat tinggi dapat menimbulkan gejala keracunan setelah 24-28 jam. Dapat terjadi abnormalitas fungsi hati karena terjadi nekrosis pada tubuh. Tanda-tanda keracunan adalah mual, muntah, berkeringat, rasa kantuk, dan tidak enak pada badan (pada fase pertama). Kemudian terjadi peningkatan nilai transaminase, ikterus, gangguan pembekuan darah, hipoglikemia dan koma hepatikum.
• Pengobatan: lakukan pengosongan lambung dalam waktu 6 jam.
• Metabolit Paracetamol yang sitotoksik dapat diikat dengan senyawa bergugus SH, seperti acetyl cysteine dalam waktu 8-12 jam setelah keracunan.
• Kelebihan dosis Hyosine N-butylbromide dapat dinetralkan dengan obat parasimpatomimetik. Untuk pasien dengan glaukoma dapat diberikan pilocarpine secara lokal. Bila perlu dapat diberikan parasimpatomimetik misalnya neostigmine 0,5–2,5 mg (i.m/i.v). Pada kasus paralisis saluran pernafasan dapat dilakukan intubasi dan pernafasan buatan, untuk retensi urin dapat dilakukan kateterisasi.

Kemasan
Dus, isi 5 strip x 10 kaplet salut selaput  

Simpan di bawah suhu 30 derajat  Celsius. Lindungi dari cahaya.
Jauhkan dari jangkauan anak-anak.

HARUS DENGAN RESEP DOKTER.


• HARGA BLM DISC: Rp. 1.500,-
• DISC: 0%
• HARGA: Rp. 1.500,-
• STOK: 100 Tablet


Produk Lainnya


  Rp. 1.331,-per- Tablet

  Rp. 6.050,-per- Kaplet

  Rp. 236,-per- Tablet

  Rp. 22.400,-per- Mini-dose