Kategori: Saluran Pencernaan

Rp. 4.000,-
  Diskon 0%
Rp. 4.000,- per- Tablet


ULSIKUR 200MG

Komposisi

Tiap tablet mengandung Cimetidin HCl  200 mg

Farmakologi

Cimetidin adalah penghambat histamin pada reseptor H2 secara selektif dan reversibel, penghambatan histamin pada reseptor H2 akan menghambat sekresi asam lambung baik pada keadaan istirahat maupun setelah perangsangan oleh makanan, histamin, pentagastrin, kafein dan insulin. Cimetidin dengan cepat diabsorpsi setelah pemberian oral dan konsentrasi puncak dalam plasma dicapai dalam waktu 45-90 menit setelah pemberian. Cimetidin diekskresikan melalui urin.

Indikasi
· Pengobatan jangka pendek tukak usus 12 jari yang aktif
· Terapi pemeliharaan tukak usus 12 jari pada pengurangan dosis setelah penyembuhan tukak aktif.
· Pengobatan jangka pendek tukak lambung aktif yang jinak
· Pengobatan refluks gastroesofagus erosif.
· Pencegahan pendarahan saluran pencernaan bagian atas pada penderita yang kritis.
· Pengobatan keadaan hipersekresi patologis misalnya : sindroma Zollinger - Ellison, mastositosis sistemik dan adenoma endokrin multipel.

Dosis & cara pemberian
·  Untuk tukak usus 12 jari yang aktif

■800 mg, 1 kali sehari pada malam hari. Atau 300 mg 4 kali sehari pada saat makan dan malam sebelum tidur. Atau 400 mg 2 kali sehari pagi hari dan malam sebelum tidur. Lama pengobatan 4 hingga 6 minggu.
■Pemberian dengan antasida sebaiknya diberikan sesuai kebutuhan untuk mengurangi rasa sakit, akan tetapi pemberian bersamaan dengan antasid tidak dianjurkan karena antasid dapat mempengaruhi absorpsi cimetidin.
·  Terapi pemeliharaan tukak usus 12 jari : 400 mg, 1 kali sehari malam hari sebelum tidur.
· Pengobatan tukak lambung aktif yang jinak, 800 mg, 1 kali sehari malam hari sebelum tidur atau 300 mg 4 kali sehari pada saat makan dan sebelum tidur selama 6-8 minggu.
· Pengobatan refluks gastroesofagus erosif. 1600 mg sehari dalam dosis terbagi, (800 mg 2 kali sehari atau 400 mg 4 kali sehari) selama 12 minggu
· Pengobatan pada keadaan hipersekresi patologis. 300 mg 4 kali sehari pada saat makan dan sebelum tidur. Pada beberapa penderita bila diperlukan dapat diberikan dosis lebih besar lebih sering, sesuai dengan kebutuhan tetapi tidak boleh melebihi 2,4 g sehari.

Kontra indikasi

Pasien yang hipersensitif terhadap cimetidin

Perhatian

– Cimetidin tidak boleh diberikan pada anak-anak dibawah 16 tahun kecuali atas pertimbangan dokter.

– Pemberian cimetidin pada ibu hamil dan menyusui hanya bila sangat dibutuhkan.

– Cimetidin tidak dapat digunakan untuk pengobatan simtomatis pada keganasan lambung.

Efek samping

· Pada saluran pencernaan : diare ringan.
· Pada susunan saraf pusat : sakit kepala, pusing, mengantuk, mental kebingungan, agitasi, psikosis, depresi, cemas, halusinasi.
· Pada sistim endokrin : ginekomastia.
· Pada sistim hematologi : penurunan jumlah sel darah putih, agranulositosis, trombositopenia, anemia aplastik atau pansitopenia yang jarang
· Hipersensitif : demam dan reaksi alergi termasuk anafilaksis.
· Pada sistim kardiovaskuler : bradikardia dan takikardia (jarang terjadi).
· Ginjal : peningkatan kreatinin plasma, nefritis interstitial, retensi urin.

Interaksi Obat

– Cimetidin dapat mengurangi metabolisme caumarin anticoagulants, phenytoin, propranolol, nifedipine, chlordiazepoxide, diazepam, tricyclic antidepresants, lidocaine, theophylline dan metronidazole, akibatnya akan menghambat eliminasi dan meningkatkan konsentrasi obat-obatan ini dalam darah.

Overdosis

Studi pada hewan menunjukkan dosis toksik ditandai dengan kegagalan sistim pernafasan dan takikardia. Keadaan ini dapat ditanggulangi dengan pemberian ß-bloker dan bantuan pernafasan.

Kemasan

Simpan pada suhu 15o C - 30o C, terlindung dari cahaya

Harus dengan resep dokter


• HARGA BLM DISC: Rp. 4.000,-
• DISC: 0%
• HARGA: Rp. 4.000,-
• STOK: 20 Tablet


Produk Lainnya


  Rp. 23.000,-per- Botol

  Rp. 33.800,-per- Botol

  Rp. 141.000,-per- Tube

  Rp. 8.500,-per- Tablet